5 Brand Fashion Lokal yang Staylish dan Ramah Lingkungan
Kamu ingin tampil modis tanpa harus merasa bersalah terhadap lingkungan? Kini kamu bisa! Seiring meningkatnya kesadaran akan dampak industri fashion terhadap bumi, banyak brand lokal mulai mengadopsi konsep sustainable fashion—yakni fashion yang mengutamakan proses produksi etis, penggunaan bahan ramah lingkungan, dan desain tahan lama.
Berikut ini 5 brand fashion lokal yang tak hanya stylish, tapi juga punya misi untuk menjaga keberlangsungan bumi. Yuk, kenalan lebih dekat!
Sejauh Mata Memandang
Brand ini dikenal dengan motif-motif khas Indonesia yang dipadukan dengan pendekatan zero-waste. Sejauh Mata Memandang menggunakan bahan alami seperti katun dan pewarna ramah lingkungan. Koleksinya elegan, etnik, dan punya nilai budaya tinggi.
Keunggulan
- Menggunakan bahan katun organik yang lembut dan tahan lama.
- Pewarnaan menggunakan pewarna alami dan proses batik tangan yang mendukung pelestarian budaya.
- Komitmen terhadap zero-waste dengan mengolah kembali sisa produksi.Aktif mengedukasi masyarakat melalui pameran, workshop, dan kampanye lingkungan.
2. Osem
Osem (Our Sustainable Earth Movement) adalah brand yang menawarkan pakaian ready-to-wear dengan konsep slow fashion. Produknya minimalis, nyaman, dan cocok untuk kamu yang suka gaya clean & casual.
Keunggulan
- Memakai kain Tencel, linen, dan katun daur ulang—bahan ramah lingkungan dengan dampak air dan emisi lebih rendah.
- Desain unisex dan simple yang bisa dipakai dalam waktu lama (anti fast fashion).
- Dikemas dengan kemasan biodegradable, mengurangi plastik sekali pakai.
- Produksi dilakukan secara lokal dan transparan, memastikan upah yang adil untuk pekerja.
3. SukkhaCitta
Membawa nilai sosial dan lingkungan dalam setiap koleksi, SukkhaCitta memberdayakan pengrajin perempuan di desa. Mereka membuat pakaian handmade dengan teknik pewarnaan alami dan tanpa limbah.
Keunggulan
- Bekerja langsung dengan pengrajin lokal, bukan pabrik, dan memberikan pelatihan serta upah layak.
- Semua produk dibuat handmade, menggunakan teknik pewarnaan alami dari daun, akar, dan kulit pohon.
- Transparansi harga dan cerita di balik setiap pakaian—dapat dilacak hingga ke desa asal produksinya.
- Kampanye “What You Wear Matters” mengajak konsumen lebih sadar akan dampak pembelian mereka.
4. Kana Goods
Kana adalah brand lokal yang menggunakan pewarnaan alami dari tumbuhan. Koleksi mereka didominasi warna earthy tone dan potongan longgar yang cocok untuk gaya santai maupun semi-formal.
Keunggulan
- Menggunakan pewarnaan alami dari daun indigo, jelawe, hingga kulit manggis.
- Mengurangi limbah dengan menerapkan sistem made-to-order, sehingga tidak ada stok berlebih.
- Mempekerjakan pengrajin lokal Yogyakarta dan sekitarnya, mendukung ekonomi komunitas.
- Memproduksi produk yang breathable dan tahan lama, cocok untuk iklim tropis Indonesia.
5. Biasa
Mengusung gaya tropis modern, Biasa memadukan craftsmanship lokal dan bahan ramah lingkungan. Merek ini cocok untuk kamu yang suka look bohemian dengan sentuhan resort wear yang chic.
Keunggulan
- Produk dibuat oleh pengrajin Bali dan Flores, menjaga keterampilan lokal tetap hidup.
- Bahan utama adalah katun alami dan kain tenun tangan, tanpa bahan sintetis berbahaya.
- Menerapkan proses produksi slow fashion: tidak massal, berkualitas tinggi, dan timeless.
- Memiliki toko galeri yang juga berfungsi sebagai ruang edukasi tentang sustainable lifestyle.




Komentar
Posting Komentar